Book Review: Silence, Read It When Your Life Is Never Silent
Hallo. Welcome back with me! Selamat Datang, Agustus. Mari pupuk mimpi yang hampir pupus!
Setelah sekian purnama libur berada di rumah alias blog terlove ini akhirnya bersih-bersih dengan menghadirkan tulisan yang ditulis sepenuh hati walaupun harus dipaksa lebih dulu sebab tulisan ini bersifat tantangan. Apapun tantangannya kita jalanin, coba aja dulu gak sih walaupun berakhir gagal. Kegagalan merupakan kesuksesan yang tertunda walaupun khusus perihal review mereview ini benar-benar perdana dituliskan di blog ini. Soalnya lebih sering mereview makanan dibandingkan buku walaupun suka banged sama buku. Eh, kembali ke laptop yuk!
Postingan pertama di bulan Agustus 2026, pertama kali review buku di blog ini. Semua hal selalu punya pertama kalinya ya, jadi mari go to review yang entah sesuai kaidah atau gak. Intinya trabas aja, oke kebanyakan yapping deh keknya ini.
Identitas Buku
Judul : Silence
Genre : Misteri/Drama Psikologis (Subgenre Iyamisu)
Penulis : Akiyoshi Rikako
Penerbit : Haru
Tebal Halaman: 329 hlm
Tahun Terbit : Desember, 2017
Cetakan : Pertama
Rating Pribadi : 4.5/5 ⭐️
Tentang Penulis
Akiyoshi Rikako merupakan lulusan Universitas Waseda, Fakultas Sastra. Master dalam bidang layar lebar dan televisi dari Universitas Loloya Marymount, Los Angeles. Novel yang sudah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia oleh penerbit Haru antara lain:
1. Girls in the Dark
2. The Dead Returns
3. Holy Mother
4. Scheduled Suicide Day
5. Silence
6. Absolute Justice
7. Memory of Glass
8. Burning Heart
9. Cinderella Addiction
10. Imprisonment
11. Giselle
12. Iblis di Pekarangan
Sinopsis Singkat
Buku ini menceritakan tentang Miyuki yang dibesarkan di Yuki-no-Shima, sebuah pulau terpencil bagian dari wilayah prefektur Niigata di Jepang yang menjadi latarbelakang tempat pada buku ini. Sebuah pulau terpencil yang konon dilindungi oleh Simatama-san, dea penjaga pulau. Miyuki sendiri memiliki mimpi menjadi artis akhir keluar dari pulau dan tinggal di Tokyo.
Konflik mulai terasa saat Miyuki pulang kembali ke pulau setelah sekian lama tidak pulang bersama kekasihnya yang bernama Toshiaki. Jadi, apa yang terjadi dengan Miyuki beserta kekasihnya di Yuki-no-Shima?
Kalian ingin tau? Penasaran? sesuai judul tulisan kali ini Read It When Your Life Is Never Silent, walaupun sunyi pun silahkan baca bukunya. Bener-bener wonderful guys! Karena semua hal perlahan-lahan terasa semakin mendebarkan setelah dibaca dari halaman satu ke halaman selanjutnya.
Mengapa Novel Ini Layak Dibaca?
Karena perpaduan antara gaya tulisan khas Akiyoshi Rikako-sensei dan latarbelakang tempat kisah Miyuki benar-benar sebuah perpaduan yang unik dan menarik. Buku ini sedikit berbeda dengan tulisan beliau yang lain, bila buku lain penuh teka-teki killer scene, buku ini berbeda! Kita dibawa slow burn dalam memahami Miyuki, budaya tempat tinggal dan konflik psikologis antara tokoh satu sama lain.
Catatan untuk Pembaca (Kekurangan)
Bagi pembaca yang suka plot sat set mungkin buku ini belum bisa jadi rekomendasi yang pas. Karena konflik psikologis dan plot slow burn yang dijabarkan tidak se-sat set bikin mie instan saat malam.
Alasan Suka Genre Ini
Karena menarik dan menjadi tebak-tebakan perihal alur selanjutnya bagaimana. Genre yang mendebarkan waktu dibaca dan gak akan tenang sebelum selesai.
Sejak Kapan Suka Genre Ini
Sejak mendekati akhir-akhir KKN pas jaman kuliah. Semuanya bermula saat pikiran suntuk, kegiatan riweh, ditambah kegiatan KKN yang full dikejar revisi skripsweet. Semuanya terasa gak ada habisnya jadi tanpa sengaja healing ke Gramedia yang ada di Veteran, Banjarmasin.
Buku Pertama Apa yang Membuatku Suka Genre
Buku dengan judul Girls in the Dark karya Akiyoshi Rikako-sensei juga. Nah, karena karya beliau ini saya jadi jatuh cinta dengan genre ini dan semua tulisan beliau. Awalnya ingin beli novel dari anime Hyouka malah tertarik sampulnya berlanjut sampai sekarang.
Jadi, teman-teman semuanya apakah ada yang pernah baca karya Akiyoshi Rikako-sensei?
Kalo pernah, judul buku yang mana yang paling menarik?
Paling gak banget yang mana?
Kalau diriku sih, tahta tertinggi masih Girl in the Dark berlanjut dengan The Dead Returns yang underrated di kalangan penikmat karya Akiyoshi-sensei, berlanjut ke Silence dan lainnya. Oh ya, menurut kalian karya beliau yang underrated apa nih?
Silahkan sampaikan di kolom komentar ya!!!
See you later guys, akhirnya bisa menulis sebanyak lima ratus kata. All hail panitia!!!
#ReadingChallengeODOP2026
#TugasTantanganRCO
Komentar
Posting Komentar